Second time going to Pandora Box..
I have a lot of thought on my head.
going around the world is no longer my priority
Tomorrow I will go there once more...
A lot of thought come into my silly mind.
Okay, I am 28, a single woman. What to expect? I do not know
My last visit to Pandora box, I think I am in love with someone..
He is ......... well, I should not speak his name!
At that time, I hoped that he will love me back, but he did not
This is not my first time of course, being rejected by the one I adore.... It must be a hundred times for me...
Then, I was going home empty handed.
Then, I will go again tomorrow.
I do not know what to expect really...
ngomong-ngomong saya galau berat malam ini, setelah sholat isya, saya merasa galau... meninggalkan keluarga selama 4 tahun, Ya Allah... Aku mohon, lancarkanlah.. hanya kepadamulah tempatku berlindung.. dari seluruh marabahaya, hal-hal yang buruk dan kesesatan..
Tinggal di Pandora Box sebagai minoritas muslim pasti terasa berat. Pertama kali di sana, saya agak-agak limbung,,, tidak mendengar adzan, gak bisa sembarangan beli chicken wings di AHA, hiks, padahal chicken wings nya menggoda iman. Tapi...
seumur hidup, I found my Islam there.. saya menjadi lebih berpasrah pada Allah tentang arti hidup dan semakin percaya bahwa Dia lah penolong satu-satunya.
Pandora Box.....
di sana saya belajar bahwa Allah sungguh baik pada saya.... memberi saya kesempatan melihat dunia.... dan bertasbih mengagumi kekuatannya...
Allah....
me_and this uncertain world
(tulisan ini menelanjangi isi hati saya)
Sabtu, 21 November 2015
Jumat, 20 November 2015
I have a very wonderful team at work
I feel blessed, I mean how many people have a very convenient working environment. Then, I feel more than lucky to have one.
on This team, those people.....are Like a family at work, and I am, the youngest (not literally the youngest one, but I like to act childish sometimes, and claim myself as the youngest) of this family really grateful to be a part of this team.

actually I hate to say goodbye, so Instead of saying goodbye, I prefer told them see you agaaaaain....
I will start my life as a PhD student on Monday.. I do not know what to expect, even the more rhetoric question, I do not know what my promoter expected from me..... I wish, I wish I will meet their requirement.
This is my ultimate goal in my Academic life...
I started this day calling my beloved uncle (Omde), I said "thank you" on phone, and started to cry when trying to do some flashback to the time I wanted to give up my academic dream. Omde was the only one at that moment talked to me wisely, he told me to keep on dreaming and continue my study.
Bringing the memory back, My father had an accident, he had to go through the darkest moment of his life, threatened to be paralyzed.... Since I am the eldest, people surrounds me told me to stop my Bachelor, and go back home and become the backbone of my family......
I was frustrated, and omde calmed me down...... and he said, my extended family will pay for my tuition fee...
what happened next was...... I had a part time job to continue living...... I do not have to worry about tuition but....
Anyway,,,

During that hard time, I only have Allah, and support from my family, Mom, Dad, youngest brother,
I want to cry whenever I remember that Allah is always there... besides me.....
And on Monday I will go to Pandora Box,,, alone,,, and again, I believe that Allah will be there beside me.... Bismillah

the last picture, spoiler, ,,,,,,,....
Kamis, 19 November 2015
lucunya aku.. jatuh cinta pada tangan itu
mungkin kalian akan tertawa membaca postingan ini, tapi... ya aku jatuh cinta pada tangan itu..
sebagai seorang yang suka dengan seni, saya terobsesi dengan sketsa, gambar dua dimensi... saya tergila-gila ingin bisa menuangkan semua yang saya lihat ke dalam kertas dalam bentuk gambar, lukisan ataupun sketsa...
saya suka sekali dengan gambar gesture, dan... tangannya.. salah satunya
saya terobsesi melukis tangannya.. tangan dia,,,,
Saya tidak tahu mengapa,, tapi.. saya sungguh terobsesi, jatuh cinta mungkin.
Baiklah.. semakin ke bawah postingan saya semakin tidak logis.... mungkin ini adalah kali pertama saya jatuh cinta pada hal absurd luar biasa.. tetapi,...
apakah ini cinta??
seperti lagu-lagu cinta yang menggambarkan seseorang jatuh cinta pada mata seseorang... dari mata turun ke hati...
Dan ini bukan pertama kalinya saya jatuh cinta pada seseorang...
tapi..
saya jamin, ini adalah kesekian kalinya saya akan kecewa dan patah hati, beretepuk sebelah tangan sekali lagi......
sebagai seorang yang suka dengan seni, saya terobsesi dengan sketsa, gambar dua dimensi... saya tergila-gila ingin bisa menuangkan semua yang saya lihat ke dalam kertas dalam bentuk gambar, lukisan ataupun sketsa...
saya suka sekali dengan gambar gesture, dan... tangannya.. salah satunya
saya terobsesi melukis tangannya.. tangan dia,,,,
Saya tidak tahu mengapa,, tapi.. saya sungguh terobsesi, jatuh cinta mungkin.
Baiklah.. semakin ke bawah postingan saya semakin tidak logis.... mungkin ini adalah kali pertama saya jatuh cinta pada hal absurd luar biasa.. tetapi,...
apakah ini cinta??
seperti lagu-lagu cinta yang menggambarkan seseorang jatuh cinta pada mata seseorang... dari mata turun ke hati...
Dan ini bukan pertama kalinya saya jatuh cinta pada seseorang...
tapi..
saya jamin, ini adalah kesekian kalinya saya akan kecewa dan patah hati, beretepuk sebelah tangan sekali lagi......
Minggu, 15 November 2015
well, malam ini ngepengin ngabsurd di blog..
lama yah gak posting, "one week before Pandora Box" jangan dihitung ya...
karena tadi siang habis minum obat batuk yang punya efek bikin kantuk.. ya jadi baper (bawa perasaan) makanya ada tulisan itu,
setelah tragedi Paris, saya jadi ngerasa deg-deg ser... takut pesawat saya jadi korban teroris, ya Allah lindungilah aku...
well, entah kenapa dulu waktu balik dari Pandora Box, lagi heboh pas MH17 ditembak di daerah Rusia.. sekarang teror Paris,, duh Pandora box, kenapa bermimpi tentangmu selalu susaaah dan menegangkan..
Kemudian tentang umur saya yang 28 tahun... pertama kali datang ke Pandora dua tahun lalu, saya bermimpi akan pulang bawa jodoh hahahaha... ternyata saya masih sendiri... kali kedua Pandora Box saya hanya berharap saya bisa bawa PhD degree dalam waktu kurang dari 3 tahun. terdengar ambisius, tapi tidak ada yang salah dengan mimpi yang besar, kan??
lama yah gak posting, "one week before Pandora Box" jangan dihitung ya...
karena tadi siang habis minum obat batuk yang punya efek bikin kantuk.. ya jadi baper (bawa perasaan) makanya ada tulisan itu,
setelah tragedi Paris, saya jadi ngerasa deg-deg ser... takut pesawat saya jadi korban teroris, ya Allah lindungilah aku...
well, entah kenapa dulu waktu balik dari Pandora Box, lagi heboh pas MH17 ditembak di daerah Rusia.. sekarang teror Paris,, duh Pandora box, kenapa bermimpi tentangmu selalu susaaah dan menegangkan..
Kemudian tentang umur saya yang 28 tahun... pertama kali datang ke Pandora dua tahun lalu, saya bermimpi akan pulang bawa jodoh hahahaha... ternyata saya masih sendiri... kali kedua Pandora Box saya hanya berharap saya bisa bawa PhD degree dalam waktu kurang dari 3 tahun. terdengar ambisius, tapi tidak ada yang salah dengan mimpi yang besar, kan??
Sabtu, 14 November 2015
one week before pandora box
I feel so....
I do not know how I feel. Everything is kinda strange, one week to have a new life as a PhD student.
This is my ultimate dream, having the highest degree from one of top hundred university world-wide is too good to be true.
On the next week, I will face so many problem that maybe I cannot handle. But I am more than sure that... I have Allah. the God the almighty... who always be with me,,,, always...
a PhD...
I am more than ready...
busy packing... really busy
I do not know how I feel. Everything is kinda strange, one week to have a new life as a PhD student.
This is my ultimate dream, having the highest degree from one of top hundred university world-wide is too good to be true.
On the next week, I will face so many problem that maybe I cannot handle. But I am more than sure that... I have Allah. the God the almighty... who always be with me,,,, always...
a PhD...
I am more than ready...
busy packing... really busy
Kamis, 17 September 2015
Kamis, 06 Agustus 2015
tentang beasiswa untuk kembali ke Pandora Box
sudah lama yah saya membiarkan blog ini kosong tanpa postingan,
jujur selain sibuk beberapa hari terakhir saya sedang dalam masalah besar yang membuat saya shock, dan membuat saya berpikir bahwa kadang, apa yang tampak baik di depan kita, tidak selalu seperti kelihatannya.
manusia pun begitu,
orang yang baik (terlihat baik) belum tentu baik di belakang kita.
Oke baiklah.. skip that part karena kata-kata pembukaannya gak nyambung ama postingan ini
sesuai judulnya, saya mau share sedikit tentang apa yang dapat membuat saya akan kembali lagi ke pandora box untuk kali kedua akhir tahun ini.
Suatu sore yang cerah di tanggal 10 Juni 2015, mengubah path kehidupan saya sekali lagi..
saya dinyatakan lulus seleksi beasiswa xxxx.. untuk studi doktoral di Pandora Box.
ini adalah kali kedua saya mengikuti beasiswa ini. yang pertama saya gagal di ronde wawancara dan group discussion.
di postingan ini saya tidak akan share tentang info beasiwa ini (kalau ada yang butuh fast respon tentang apa yang mungkin bisa saya bantu tentang pengalaman saya mencari beasiswa yang mungkin bisa di share, temui saya by inbox di email yahoo : coolindelphine@yahoo.com insya Allah, saya bersedia berbagi pengalaman, tentang beasiswa ini - sepengetahuan saya)
kali ini saya akan share tentang memaknai kegagalan seperti yang kalian tahu, atau mungkin pernah baca postingan galau saya tentang kegagalan saya kali pertama; waktu itu, saya down, seperti jatuh dari ujung monas di jakarta bluuuuuuz untungnya gak mati, karena saya masih bisa share di sini.
kegagalan itu, mengajarkan saya tentang bermimpi itu mudah, tapi bangun dari tidur dan mewujudkannya itu adalah bagian yang sulitnya. Adalagi yang lebih sulit, ketika dalam perjalanan me-"nyatakan" dunia mimpi lalu kita gagal, itu sakitnya di siniiiii... *nunjuk kepala*
untungnya saya bisa kembali mendaftar di kesempatan kedua, dengan semangat empat lima, demi menjadi pribadi yang lebih baik, saya mempersiapkan semuanya sebaik mungkin.....
belajar interview pake bahasa inggris, berusaha mengantisipasi pertanyaan-pertanyaan yang mungkin saja keluar berdasarkan pengalaman seleksi pertama kali
baca-baca dan mempelajari proposal disertasi saya...
menyiapkan semua dokumen, double check, triple check....
belajar bediskusi terkait beberapa topik aktual, karena bakalan diminta pas group discussion
tidak lupa tidur cukup.....
waktu saya seleksi yang keuda kali, saya memang berusaha 10000000 kali lebih maksimal, tapi saya serahkan semua sama ALLAH... DZAT maha hebat.......
Intinya, kegagalan pertama memang menyakitkan, tapi kalau saya jatuh dan saya tidak mencoba lagi, maka saya akan menjadi pejuang beasiswa yang kalah... padahal kan saya mau jadi pemenang...
udah ah,,, lain kali saya lanjut lagi
jujur selain sibuk beberapa hari terakhir saya sedang dalam masalah besar yang membuat saya shock, dan membuat saya berpikir bahwa kadang, apa yang tampak baik di depan kita, tidak selalu seperti kelihatannya.
manusia pun begitu,
orang yang baik (terlihat baik) belum tentu baik di belakang kita.
Oke baiklah.. skip that part karena kata-kata pembukaannya gak nyambung ama postingan ini
sesuai judulnya, saya mau share sedikit tentang apa yang dapat membuat saya akan kembali lagi ke pandora box untuk kali kedua akhir tahun ini.
Suatu sore yang cerah di tanggal 10 Juni 2015, mengubah path kehidupan saya sekali lagi..
saya dinyatakan lulus seleksi beasiswa xxxx.. untuk studi doktoral di Pandora Box.
ini adalah kali kedua saya mengikuti beasiswa ini. yang pertama saya gagal di ronde wawancara dan group discussion.
di postingan ini saya tidak akan share tentang info beasiwa ini (kalau ada yang butuh fast respon tentang apa yang mungkin bisa saya bantu tentang pengalaman saya mencari beasiswa yang mungkin bisa di share, temui saya by inbox di email yahoo : coolindelphine@yahoo.com insya Allah, saya bersedia berbagi pengalaman, tentang beasiswa ini - sepengetahuan saya)
kali ini saya akan share tentang memaknai kegagalan seperti yang kalian tahu, atau mungkin pernah baca postingan galau saya tentang kegagalan saya kali pertama; waktu itu, saya down, seperti jatuh dari ujung monas di jakarta bluuuuuuz untungnya gak mati, karena saya masih bisa share di sini.
kegagalan itu, mengajarkan saya tentang bermimpi itu mudah, tapi bangun dari tidur dan mewujudkannya itu adalah bagian yang sulitnya. Adalagi yang lebih sulit, ketika dalam perjalanan me-"nyatakan" dunia mimpi lalu kita gagal, itu sakitnya di siniiiii... *nunjuk kepala*
untungnya saya bisa kembali mendaftar di kesempatan kedua, dengan semangat empat lima, demi menjadi pribadi yang lebih baik, saya mempersiapkan semuanya sebaik mungkin.....
belajar interview pake bahasa inggris, berusaha mengantisipasi pertanyaan-pertanyaan yang mungkin saja keluar berdasarkan pengalaman seleksi pertama kali
baca-baca dan mempelajari proposal disertasi saya...
menyiapkan semua dokumen, double check, triple check....
belajar bediskusi terkait beberapa topik aktual, karena bakalan diminta pas group discussion
tidak lupa tidur cukup.....
waktu saya seleksi yang keuda kali, saya memang berusaha 10000000 kali lebih maksimal, tapi saya serahkan semua sama ALLAH... DZAT maha hebat.......
Intinya, kegagalan pertama memang menyakitkan, tapi kalau saya jatuh dan saya tidak mencoba lagi, maka saya akan menjadi pejuang beasiswa yang kalah... padahal kan saya mau jadi pemenang...
udah ah,,, lain kali saya lanjut lagi
Langganan:
Postingan (Atom)