Aaaargh....!
pernahkah kamu merasa seperti gelas yang penuh dengan air, kemudian banyak orang datang mengisimu dengan rupa-rupa cairan. sehingga tumpah tanpa arah, dan isinya berubah warna menjadi hitam?
sehari yang lalu saya merasa demikian...
tidak perlu diutarakan penyebabnya, dan imbasnya.... saya menjadi mellow, mudah marah, dan yang paling kusesalkan menjadi lebih tidak kooperatif.
itu terjadi sampai kemudian terjadi percakapan 14menit 03 detik di telpon, dan dia menenangkan saya, hanya untuk mengatakan saya harus bersabar, dan lebih tenang. dia hanya mendengarkan saya mengeluh, bercerita panjang lebar tentang apa yang menimpa saya hari itu. dan dia dengan sabar menenangkan saya... dia tidak mengomentari terlalu banyak, tapi itu berarti lebih banyak!karena saya merasa didengarkan, dan itu yang saya butuhkan...
24hours man to talk..
dan setelah telpon ditutup, saya merasa beban saya menghilang, saya seperti gelas baru yang kosong dan siap diisi... dan tiba-tiba saya tersenyum (senyum pertama saya hari itu)
"love u"
me_and this uncertain world
(tulisan ini menelanjangi isi hati saya)
Selasa, 30 November 2010
Senin, 29 November 2010
Ada ikan-ikan baru di blog ini, itu sbg pengingatku akan dia..
Dia sering bercerita pada saya tentang ikan peliharaannya, jumlahnya 5ekor,jadi sayapun mencoba memelihara 5ekor ikan di blog ini. Terdengar agak norak ya? Tapi ya sudahlah...
Malam ini saya merasa lelah, seharian mengurus berkas kantor yang hampir kena deadline, padahal masih kurang banyak sekali....
Sebelum tidur, saya menyempatkan diri membuat tulisan ini. Semua dilakukan hanya untuk ingin melihat perjalanan hari ini.
Mungkin agak kurang penting kedengarannya tapiii...
Rasanya setiap detik terasa penting setelah virus cinta menyerang.
Tulisan-tulisan ini menjadi seperti flow chart kisahku dengannya.
Saya tidak punya pandangan apa-apa tentang kehadiran saya dalam kehidupannya. Tapi setahu saya, dia adalah yang terbaik yang pernah datang.
Saya hanya ingin mengatakan padanya,,
"Love you cinta"
Dia sering bercerita pada saya tentang ikan peliharaannya, jumlahnya 5ekor,jadi sayapun mencoba memelihara 5ekor ikan di blog ini. Terdengar agak norak ya? Tapi ya sudahlah...
Malam ini saya merasa lelah, seharian mengurus berkas kantor yang hampir kena deadline, padahal masih kurang banyak sekali....
Sebelum tidur, saya menyempatkan diri membuat tulisan ini. Semua dilakukan hanya untuk ingin melihat perjalanan hari ini.
Mungkin agak kurang penting kedengarannya tapiii...
Rasanya setiap detik terasa penting setelah virus cinta menyerang.
Tulisan-tulisan ini menjadi seperti flow chart kisahku dengannya.
Saya tidak punya pandangan apa-apa tentang kehadiran saya dalam kehidupannya. Tapi setahu saya, dia adalah yang terbaik yang pernah datang.
Saya hanya ingin mengatakan padanya,,
"Love you cinta"
Minggu, 28 November 2010
Kamu jauh, tapi terasa dekat...
Saya benar-benar tidak habis pikir, bagaimana kamu bisa melakukannya.. Menenangkanku yang merasa galau, hanya dengan percakapan singkat di telepon.
Kamu benar-benar senyaman itu, dan saya beruntung memilikimu..
Aku menyayangimu, dan terkadang takut kehilanganmu. Hanya karena kamu sangat pandai membuat zona ini nyaman bagiku.
Dan seketika setiap malam, saya jadi memimpikanmu. Seperti malam ini, saya memeluk guling dan mengulang kata-katamu di otakku.. Membekas seperti film dokumenter yang diputar ulang.
Saya mohon cintai saya seperti ini selamanya. Hingga kau menemukan alasan untuk melepasku. Alasan mutlak yang membuatku menerima perpisahan kita.
Saya mau, hanya kematian yang memisahkan, klise tapi,,, sungguh saya ingin menitipkan hati ini padamu...
"Aku sayang kamu" hanya karena kamu mampu membuat langitku merah jambu..
"Love you, cinta"
Saya benar-benar tidak habis pikir, bagaimana kamu bisa melakukannya.. Menenangkanku yang merasa galau, hanya dengan percakapan singkat di telepon.
Kamu benar-benar senyaman itu, dan saya beruntung memilikimu..
Aku menyayangimu, dan terkadang takut kehilanganmu. Hanya karena kamu sangat pandai membuat zona ini nyaman bagiku.
Dan seketika setiap malam, saya jadi memimpikanmu. Seperti malam ini, saya memeluk guling dan mengulang kata-katamu di otakku.. Membekas seperti film dokumenter yang diputar ulang.
Saya mohon cintai saya seperti ini selamanya. Hingga kau menemukan alasan untuk melepasku. Alasan mutlak yang membuatku menerima perpisahan kita.
Saya mau, hanya kematian yang memisahkan, klise tapi,,, sungguh saya ingin menitipkan hati ini padamu...
"Aku sayang kamu" hanya karena kamu mampu membuat langitku merah jambu..
"Love you, cinta"
Sabtu, 27 November 2010
Jumat, 26 November 2010
Ketika kita bicara tentang jarak,, ada perhitungan tanpa logika yang harus menyertainya.
Terkadang dekatnya jarak tidak menjamin sebuah hubungan bisa berjalan sesuai rencana dan keinginan hati. Dan sebaliknya jauhnya jarak tidak melulu menyakitkan hati dan pikiran.
Saya merasa apa yang terjadi memaksaku untuk berhitung tanpa logika.
Jarak,,,
Saya bertahan akan itu.
Dan rasa rindu mengikuti pada setiap jengkal hubungan kami.
Saya bertahan akan itu.
Ralat! Saya mencoba bertahan akan itu.
Saya ingin tetap berada di jalan itu. Bertahan akan itu.
Saya ingin tetap merasa nyaman di sana..
Tidak ada satu alasan pun untuk pergi dari jalan itu...
Tidak ada satu alasan pun...
Saya berharap dia juga begitu.. Saya juga menaruh banyak harapan di pundaknya.. Dan saya berharap dia juga begitu.
Kerinduan yang tidak berujung ini, tidak mengalahkanku, dan saya berharap dia juga begitu............
Saya tidak pernah berpikir untuk lari dan pergi hanya karena jarak..... Asal dia tahu, tidak akan pernah.
Terkadang dekatnya jarak tidak menjamin sebuah hubungan bisa berjalan sesuai rencana dan keinginan hati. Dan sebaliknya jauhnya jarak tidak melulu menyakitkan hati dan pikiran.
Saya merasa apa yang terjadi memaksaku untuk berhitung tanpa logika.
Jarak,,,
Saya bertahan akan itu.
Dan rasa rindu mengikuti pada setiap jengkal hubungan kami.
Saya bertahan akan itu.
Ralat! Saya mencoba bertahan akan itu.
Saya ingin tetap berada di jalan itu. Bertahan akan itu.
Saya ingin tetap merasa nyaman di sana..
Tidak ada satu alasan pun untuk pergi dari jalan itu...
Tidak ada satu alasan pun...
Saya berharap dia juga begitu.. Saya juga menaruh banyak harapan di pundaknya.. Dan saya berharap dia juga begitu.
Kerinduan yang tidak berujung ini, tidak mengalahkanku, dan saya berharap dia juga begitu............
Saya tidak pernah berpikir untuk lari dan pergi hanya karena jarak..... Asal dia tahu, tidak akan pernah.
Hujan... Ya... Hujan lagi...
Kali ini saya merasa kesepian,, lebih tepatnya tersugesti terhadap kesepian.
Beberapa tulisan saya sebelumnya selalu berisi cinta...cinta... dan cinta! Dan sialnya saya akan menambah daftar panjang tulisan saya tentang cinta.
Semalam saya merasa sangat kalut!! Kelelahan dinas luar kota membuat saya berpikir macam-macam.
Kemudian terlintas pertanyaan-pertanyaan yang sebenarnya saya sudah tahu jawabannya.
Sesaat rasanya saya ingin menangis. Tapi saya menahan tangisan saya, karena malu pada teman sekamar..
Saya sedang jatuh cinta!
Dan tiba-tiba saya takut kehilangan dia..
Bermain dengan jarak adalah bermain dengan perasaan. Saya merasa jalan ini terasa panjang dan melelahkan.. Sehingga saya merasa takut kehilangan dia.
Ini adalah harga yang harus dibayar, ketika saya memutuskan untuk mencintainya. Harga yang sepadan, harga yang berkutat dengan rindu berkepanjangan. Harga yang sebanding dengan kenyamanan yang dia berikan.
Dan benar saja,, ketika dia bilang "cinta" jarak itu terasa dekat, dan rasanya saya mampu berjalan sepanjang apapun..
Saya beruntung memiliki seseorang seperti dia.. Saya merasa diperhatikan, disayangi, dicintai. Saya merasa diri saya berharga ketika saya merasakan cara dia memperlakukan saya.
Intinya saya jatuh cinta!
Pada seseorang yang menyamankan hati saya, yang berkata selamat malam dengan penuh ketulusan, yang meyakinkan saya untuk menyerahkan urusan hati kami kepada Sutradara kisah ini..
Terima kasih, telah menemani saya 2malam terakhir,, memberi support seperti malam-malam sebelumnya. Tapi 2malam terakhir terasa sangat istimewa.
Ini bukan kali pertama dia menenangkan saya, ini kesekian kalinya dia membuat pipi saya merona malu, tapi... Rasanya masih sama seperti pertama kali saya jatuh cinta padanya..
"Love you, cinta"
Kali ini saya merasa kesepian,, lebih tepatnya tersugesti terhadap kesepian.
Beberapa tulisan saya sebelumnya selalu berisi cinta...cinta... dan cinta! Dan sialnya saya akan menambah daftar panjang tulisan saya tentang cinta.
Semalam saya merasa sangat kalut!! Kelelahan dinas luar kota membuat saya berpikir macam-macam.
Kemudian terlintas pertanyaan-pertanyaan yang sebenarnya saya sudah tahu jawabannya.
Sesaat rasanya saya ingin menangis. Tapi saya menahan tangisan saya, karena malu pada teman sekamar..
Saya sedang jatuh cinta!
Dan tiba-tiba saya takut kehilangan dia..
Bermain dengan jarak adalah bermain dengan perasaan. Saya merasa jalan ini terasa panjang dan melelahkan.. Sehingga saya merasa takut kehilangan dia.
Ini adalah harga yang harus dibayar, ketika saya memutuskan untuk mencintainya. Harga yang sepadan, harga yang berkutat dengan rindu berkepanjangan. Harga yang sebanding dengan kenyamanan yang dia berikan.
Dan benar saja,, ketika dia bilang "cinta" jarak itu terasa dekat, dan rasanya saya mampu berjalan sepanjang apapun..
Saya beruntung memiliki seseorang seperti dia.. Saya merasa diperhatikan, disayangi, dicintai. Saya merasa diri saya berharga ketika saya merasakan cara dia memperlakukan saya.
Intinya saya jatuh cinta!
Pada seseorang yang menyamankan hati saya, yang berkata selamat malam dengan penuh ketulusan, yang meyakinkan saya untuk menyerahkan urusan hati kami kepada Sutradara kisah ini..
Terima kasih, telah menemani saya 2malam terakhir,, memberi support seperti malam-malam sebelumnya. Tapi 2malam terakhir terasa sangat istimewa.
Ini bukan kali pertama dia menenangkan saya, ini kesekian kalinya dia membuat pipi saya merona malu, tapi... Rasanya masih sama seperti pertama kali saya jatuh cinta padanya..
"Love you, cinta"
Selasa, 23 November 2010
mmm.... tulisan ini dibuat saat sedang menunggu teman untuk berangkat dinas keluar kota...
dan tiba-tiba saya merindukan dia.......
aneh....
padahal baru dua jam yang lalu dia menutup telepon hanya untuk sekedar bertanya apa saya sudah makan?
perhatian-perhatian kecil seperti itu yang membuat saya bertahan. membuat saya selalu merindukan dia....
sungguh banyak warna merah jambu hadir di sekitar saya beberapa hari terakhir. dan seperti tulisan saya sebelumnya saya tidak ingin berakhir di merah jambu. saya yakin pilihan yang telah saya buat adalah benar, dan terbaik untuk saya...
seperti do'a-do'a yang selama ini tertunda untuk dikabulkan...
saya tidak pernah senyaman ini.. tidak pernah seperti ini...
dan tiba-tiba saja seberkas rasa nyaman hadir dalam kehidupan saya. dan saya menikmatinya.. sangat....
dalam hati saya percaya bahwa ini tidak akan sia-sia, dan selalu berharap agar indah pada akhirnya. saya merasa telah menjadi diri saya sendiri, dan tidak berusaha menjadi orang lain seperti yang sudah-sudah.
Tuhan, aku titipkan cintaku padamu.... supaya tidak jatuh pada cinta semu yang sia-sia...
dan tiba-tiba saya merindukan dia.......
aneh....
padahal baru dua jam yang lalu dia menutup telepon hanya untuk sekedar bertanya apa saya sudah makan?
perhatian-perhatian kecil seperti itu yang membuat saya bertahan. membuat saya selalu merindukan dia....
sungguh banyak warna merah jambu hadir di sekitar saya beberapa hari terakhir. dan seperti tulisan saya sebelumnya saya tidak ingin berakhir di merah jambu. saya yakin pilihan yang telah saya buat adalah benar, dan terbaik untuk saya...
seperti do'a-do'a yang selama ini tertunda untuk dikabulkan...
saya tidak pernah senyaman ini.. tidak pernah seperti ini...
dan tiba-tiba saja seberkas rasa nyaman hadir dalam kehidupan saya. dan saya menikmatinya.. sangat....
dalam hati saya percaya bahwa ini tidak akan sia-sia, dan selalu berharap agar indah pada akhirnya. saya merasa telah menjadi diri saya sendiri, dan tidak berusaha menjadi orang lain seperti yang sudah-sudah.
Tuhan, aku titipkan cintaku padamu.... supaya tidak jatuh pada cinta semu yang sia-sia...
Langganan:
Postingan (Atom)